(62) 812 245 6452

0 item(s) - Rp 0
  • Banten Seabad Setelah Multatuli

Catatan Seorang Tapol 12 Tahun dalam Tahanan, Kerja Rodi, dan Pembuangan

 

Pengantar: Hilmar Farid
Penyunting: Harsutejo
Desain sampul: Yayak Yatmaka

 

PENULIS buku ini termasuk seorang tapol yang mujur dalam arti memiliki kesempatan menulis buku harian selama beberapa tahun (1966—1971). Ketika itu ia bersama ratusan tapol lain dijadikan romusa modern melakukan kerja rodi di daerah Banten dalam proyek Angkatan Darat yang disebut ‘Operasi Bhakti Siliwangi’. Kesempatan menulis buku harian merupakan barang langka, bahkan suatu kemewahan bagi seorang tapol G30S.

Harsutejo

 

Bagi saya, catatan harian, kenangan dalam berbagai bentuk ekspresi yang ditulis para tapol—atau korban kekerasan negara pada umumnya—adalah upaya merebut kembali kemanusiaan yang dirampas oleh penguasa. Dengan menceritakan perjalanan hidup mereka yang kaya dan penuh warna, para tapol memberi wajah dan kehidupan pada ‘nomor baju’ yang kemudian mengikat dan menentukan hidup mereka. Lebih dari itu, mereka juga menceritakan dunia lain yang ikut dihancurkan saat kekuasaan militer merampas kebebasan mereka.

Hilmar Farid

 

Write a review

Please login or register to review

Banten Seabad Setelah Multatuli

  • Penerbit : Ultimus
  • Cetakan : 1, Feb 2013
  • Pengarang: Djoko Sri Moeljono
  • Halaman : xvi + 232
  • Dimensi : 14.5 X 20.5 cm
  • ISBN : 978-602-8331-25-8
  • Availability: 10
  • Rp 50,000


Related Products

Gelas-Gelas Retak

Gelas-Gelas Retak

Trilogi Catatan Harian Aktivis PNI & Tragedi 1..

Rp 65,000

Akar dan Dalang

Akar dan Dalang

Pembantaian Manusia Tak Berdosa dan Penggulingan B..

Rp 65,000

Mengenang Gubuk Reyot

Mengenang Gubuk Reyot

dan cerita-cerita lainnya.   Editor: Bilven. Des..

Rp 35,000

Keluarga Abangan

Keluarga Abangan

(memoar).   Pengantar: Stanley Adi Prasetyo. Edi..

Rp 40,000

Aku Hadir di Hari Ini

Aku Hadir di Hari Ini

Kumpulan Puisi Hr. Bandaharo.   Editor: Putu Oka..

Rp 35,000

Kisah Perjalanan

Kisah Perjalanan

Editor: Bilven. Desain sampul: Ucok (TYP:O Graphic..

Rp 50,000

Di Pengasingan

Di Pengasingan

sebuah kumpulan cerita pendek.   Pengantar: M.A...

Rp 35,000

Riau Berdarah

Riau Berdarah

(Kisah Perjalanan Hidupku).   Editor: Soemargo ..

Rp 45,000

Bulembangbu

Bulembangbu

Kisah Pahit Seorang Tahanan G.30.S   ..

Rp 45,000

Aku dalam Pusaran Sejarah Negeriku

Aku dalam Pusaran Sejarah Negeriku

Proklamasi Kemerdekaan sampai G30S 1965  Editor: S..

Rp 65,000

Potret Diri dan Keluarga

Potret Diri dan Keluarga

Penyunting: Harsutejo. Bank naskah: Nurul Utami. D..

Rp 45,000

Laporan Akhir IPT 1965

Laporan Akhir IPT 1965

Cetakan kedua ini memuat Laporan Akhir panel hakim..

Rp 40,000

Pembuangan Pulau Buru

Pembuangan Pulau Buru

Dari Barter ke Hukum Pasar   Bagian kedua dari m..

Rp 75,000

Saya Seorang Revolusioner

Saya Seorang Revolusioner

Saya Seorang Revolusioner | Memoar Rewang   Buku..

Rp 65,000

Bertahan Hidup di Pulau Buru

Bertahan Hidup di Pulau Buru

Sekitar 12.000 orang dibuang ke Pulau Buru oleh pe..

Rp 85,000

Final Report IPT 1965

Final Report IPT 1965

Final Report of the IPT 1965 | Laporan Akhir Penga..

Rp 75,000

Tags: memoar, novel, catatan harian, Tragedi 1965, kejahatan kemanusiaan, Banten, komunis, tapol, Djoko Sri Moeljono