| TB Ultimus Terus Dijadikan Rumah Kaca |
| Written by Administrator |
| Friday, 05 June 2009 07:00 |
|
Jakarta, RMonline. Tak putus-putus, kecurigaan polisi terhadap aktivitas Toko Buku Ultimus dan Rumah Kiri di jalan Rangkas Bitung nomor 2, Bandung terus berlangsung hingga kini. Menurut Sadikin, salah seorang aktivis Ultimus, sejak kegiatan mereka diaktifkan kembali setahun belakangan ini, tak bosan-bosan polisi mendatangi toko buku yang. Bahkan, tak sekadar membeli buku, polisi juga kerap bertanya mengenai kegiatan diskusi rutin “June Rally” yang digelar di tempat itu.
Buntutnya, lanjut Sadikin kepada RMonline, Kamis (4/5) malam, pihak Ultimus diwajibkan untuk meminta ijin mengelar diskusi. “Padahal selama ini, kami selalu mengundang polisi dalam setiap diskusi. Dan mereka (polisi) juga datang,” kata dia Sadikin menduga, perijinan ini ada kaitannya dengan agenda June Rally yang akan menggelar acara menonton bersama film tentang pertumbuhan ekonomi di Ekuador, dan Minggu (7/6) rencananya akan menggelar diskusi bedah buku Soekarno: Biografi Politik, yang ditulis orang Rusia, Kapitsa M.S dan Matelin N.P. Sementara itu, untuk mengantisipasi terulang kembalinya peristiwa penggerebekan dan penyegelan TB Ultimus di tahun 2006, Rumah Kiri dan TB Ultimus telah menghubungi beberapa jaringan mereka seperti Kontras dan beberapa NGO lainnya. "Lihat kondisi malam ini, kita sudah kontak ke jaringan beberapa kawan yang mau bantu kami," ujar dia lagi. Sumber : Rakyat Merdeka Online, Jumat, 05 Juni 2009, 09:52:21 WIB
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 401 Comments (0)
![]() |
Kategori Buku
List All Products |
|
|
Advanced Search |
|
| Show Cart | |
|
Your Cart is currently empty.
|

