Angin Burangrang
Written by Galih   
Tuesday, 10 November 2009 17:46

Angin BurangrangBuku yang memuat 82 sajak Samsir Mohamad ini merupakan suara yang menyuarakan keluhan, kekecewaan, kecaman terhadap institusi bernama pemerintah. Yang harus diperhatikan dan lebih dicermati dalam kesederhaan bahasa dalam sajak-sajaknya adalah bahwa dia merupakan saksi hidup sejarah Indonesia—seseorang yang dekat dengan lingkup kekuasaan yang melihat betapa bobroknya intitusi-institusi tersebut. Ada kejujuran di dalamnya, sesuatu yang menjadi penting dalam sebuah karya sastra. Kejujuran untuk menyuarakan kebenaran. Konsistensi tema-tema dalam puisinya sejak masa revolusi fisik dengan belanda sampai era reformasi sekarang menunjukkan betapa kepedulianya terhadap moralitas para punggawa-punggawa institusi tersebut, dimana nasib rakyat bergantung pada mereka.

Comments (0)Add Comment
Write comment
 
 
smaller | bigger
 

busy