Azalea, Hidup Mengejar Ijazah Penulis: Asahan Alham Klik Books
Cetakan 1, 2009 iii+293 hlm.; 13x18 cm 978-602-96268-0-3
Komentar ARIE MP TAMBA (PENULIS): Memoar yang mengasyikkan. Dari pertautan psikologis si penulis dan beberapa "teman" wanitanya pada masa lalu, cukup membiaskan perkembangan dunia sosial-politik Indonesia puluhan tahun lewat (1960?). Memperlihatkan, bahwa si penulis bukanlah orang awam, melainkan seorang tokoh politik yang secara kebetulan romantis. Pembagian dua bab memoar: Percobaan Cinta dan Petualangan Cinta memperlihatkan bagaimana si penulis memoar ingin merangkum kembali "detail" masa lalunya. Dan penyertaan dua catatan dua teman wanita di masing-masing sub-bab, menegaskan lagi, betapa pengalaman romantis masa lalu itu siap dikonfirmasikan kepada "pihak ketiga". Arie MP Tamba (penulis)
Komentar BUDI SETIYONO (WARTAWAN): Penuh petualangan. Romantisisme.Tapi roman ini juga tak mau terjerembab ke hal-hal cengeng semata. Ada pencarian kebebasan di tengah tekanan politik keluarga dan suasana revolusioner di masa lalu. Juga pertarungan ideologi. Budi Setiyono (wartawan).
Komentar BONNIE TRIYANA (SEJARAWAN): Saya menemukan fakta sejarah tersembunyi di dalam tumpukan imajinasi fiksi tekst dalam karya Asahan ini. Ada kisah mengenai abangnya DN Aidit, pula tentang Sobron. Semua itu terjalin rapi dalam roman yang ditulis dengan gaya bahasa a la Asahan. Bravo. Bonnie Triyana (sejarawan)
|