0 item(s) - Rp 0
  • Pikir Itu Pelita Hati

Pikir Itu Pelita Hati lahir dari hasrat untuk melawan pembodohan dan pembiadaban akibat sepertiga abad berkuasanya rezim orba jenderal fasis Soeharto. Soeharto naik panggung dengan penggulingan Bung Karno lewat kebohongan demi kebohongan dan pembantaian terhadap pendukung Bung Karno, para pimpinan dan anggota PKI, serta manusia tak berdosa. Pembantaian ini adalah teror. Membenarkan teror untuk mencapai tujuan adalah kebiadaban. Di bawah kekuasaan orba, teror bersimaharajalela. Berkembang ajaran yang membenarkan teror untuk mencapai tujuan. Bangsa beradab jadi biadab. Berlangsung kebiadaban yang tak ada taranya dalam sejarah Indonesia.

 

Pembodohan dan pembiadaban inilah yang menyebabkan meski berlalu setengah abad tapi pelaku kebiadaban ini masih terlindung. Jutaan sanak keluarga korban didera siksaan batin. Tiada permintaan maaf dari pemerintah, apalagi pengadilan atas yang berdosa. Korban dipaksa memaafkan pembunuh, memaafkan yang biadab. Kebiadaban menyebabkan tak tahu lagi membedakan mana benar dan salah.

 

Pikiran berperan membimbing setiap perbuatan sadar manusia. Tak bisa berpikir adalah bodoh. Berpikir tidak manusiawi adalah biadab. Bodoh dan biadab berakar pada cara berpikir yang salah. Menanamkan kebiasaan tidak berpikir atau membiasakan berpikir salah, memelihara kebiasaan serba percaya tanpa berpikir, adalah pembodohan. Dari bodoh, manusia bisa jadi biadab. Pikir Itu Pelita Hati memaparkan perkembangan pikiran ilmiah. Intinya terpusat pada perkembangan Marxisme, membantah pandangan yang menyatakan Marxisme sudah punah. 

 

 

 

Write a review

Please login or register to review

Pikir Itu Pelita Hati

  • Penerbit : Ultimus
  • Cetakan : 1, Agu 2015
  • Pengarang: Suar Suroso
  • Halaman : xlviii + 404
  • Dimensi : 14.5 X 20.5 cm
  • ISBN : 978-602-8331-58-6
  • Availability: Habis
  • Rp 110,000


Related Products

Akar dan Dalang

Akar dan Dalang

PEMBANTAIAN manusia tak berdosa dan penggulingan B..

Rp 65,000

Pelita Keajaiban Dunia

Pelita Keajaiban Dunia

Nurdiana adalah nama pena dari Suar Suroso, buku k..

Rp 30,000

Arus Filsafat

Arus Filsafat

Jauh dari pretensi akademik yang berlebihan, Soegi..

Rp 45,000

Jelita Senandung Hidup

Jelita Senandung Hidup

Irama puisi lama, pengaruh Pujangga Baru, dan kada..

Rp 30,000

Zhou Enlai

Zhou Enlai

  Kehidupan Zhou Enlai adalah sejarah Tiongkok mo..

Rp 130,000

Jalan Sutera Abad 21

Jalan Sutera Abad 21

Memaparkan pemahaman akan kebenaran gagasan hidup ..

Rp 65,000

Tiongkok yang Kukenal

Tiongkok yang Kukenal

Sebagai orang Indonesia, yang negerinya, Republik ..

Rp 65,000

Tags: Tiongkok, sosialisme, Suar Suroso