(62) 812 245 6452

0 item(s) - Rp 0
  • Di Pengasingan

sebuah kumpulan cerita pendek.

 

Pengantar: M.A. Chanafiah.
Editor: Bilven.

 

Namaku Syarkawi Manap, lahir di Tanjung Raya, Lahat, Sumatera Selatan, pada 30 Juni 1942, putra keempat dari enam bersaudara keluarga Manap. Setelah tamat Sekolah Rakyat Muhammadiyah Lubuk Linggau, aku meneruskan pelajaran ke SMP Negeri Lahat, selanjutnya di SMA Negeri Lahat. Aku kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya kurang dari satu tahun, lalu pindah ke KDC (Kursus Dinas C) untuk menjadi pegawai negeri dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri. Sejak belajar di SMP, selain dari belajar, aku juga ikut aktif dalam Gerakan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa.

Setamatnya dari KDC, aku pindah ke Jakarta untuk melanjutkan pelajaran pada Akademi Ilmu Sosial Aliarcham. Setahun kemudian aku melanjutkan pelajaran ke luar negeri. Awal mulanya aku belajar di Havana, ibukota Kuba, selama dua tahun. Karena terjadi peristiwa G30S di tanah air, maka kewarganegaraan Indonesiaku dirampas secara paksa oleh pemerintah orde baru Soeharto yang merebut kekuasaan dari pemerintah Presiden Soekarno. Sejak akhir 1966, aku berstatus stateless (tanpa kewarganegaraan) sampai tahun 1992.

Dari Kuba, aku pindah ke Vietnam. Atas bantuan Pemerintah Republik Demokrasi Vietnam, aku diberi kesempatan belajar di negeri itu selama dua tahun. Selanjutnya aku pindah ke Tiongkok. Di negeri ini aku mendapat kesempatan untuk belajar di kota Yang Chow, Provinsi Chiang Xu, selama dua tahun. Dari situ aku pindah lagi ke Luo Hua di Provinsi Chiang Xi untuk bekerja. Tiga tahun kemudian, aku pindah lagi ke Yen Thai di Provinsi Shan Tung untuk belajar selama dua tahun. Setelah menyelesaikan pelajaran di Yen Thai, aku pindah ke Burma (sekarang Myen Ma) untuk bekerja. Dalam proses bekerja ini, aku menemukan teman hidup bernama Pai Hui Lien (Burma Tiong Hua), selanjutnya kami panggil Salwiana. Putri pertamaku (Nila Utama), lahir di Burma pada tahun 1979. Setelah enam tahun bekerja di Burma, aku pindah lagi keTiongkok untuk bekerja di Nan Chang, ibukota Provinsi Chiang Xi. Di sinilah putriku yang kedua (Stella Kusuma) dilahirkan.

Lima tahun kemudian, aku beserta keluarga pindah ke Swedia. Di negeri ini, aku diberi suaka politik oleh Pemerintah Kerajaan Swedia. Setelah lima tahun tinggal di negeri ini, kami sekeluarga mendapat kewarganegaraan Swedia. Sejak itu, statusku sebagai stateless selama 26 tahun berakhir. Sebagaimana halnya di negeri-negeri sebelumnya, di Swedia ini aku dan keluarga mendapat pekerjaan dan perlakuan yang layak sebagai manusia. Namun demikian, baik pikiran maupun perasaanku sebagai putra Indonesia tetap merindukan tanah air, tempat di mana aku dilahirkan dan dibesarkan. Pantun ini menggambarkan pikiran dan perasaanku itu

Jambu air di dalam taman,
Bunga cempaka tidak berduri.
Tanah air kampung halaman,
Tidak lupa setiap hari.

Di samping bekerja untuk bisa hidup, aku suka melakukan pekerjaan tulis-menulis. Kumpulan cerpen ini merupakan sebagian yang kulakukan itu. Tujuan penulisan cerpen yang berupa kisah-kisah nyata ini, sebagai kenang-kenangan untuk sahabat, teman, kawan, dan saudara-saudaraku, baik di kampung halaman maupun yang di perantauan. Kalau ada kesalahan dan kekeliruan, mohon dimaafkan.

Write a review

Please login or register to review

Di Pengasingan

  • Penerbit : Ultimus
  • Cetakan : 1, Jul 2007
  • Pengarang: Syarkawi Manap
  • Halaman : xiv+254
  • Dimensi : 14.0 X 20.0 cm
  • ISBN : 979-99560-9-9
  • Availability: 10
  • Rp 35,000


Related Products

Gelas-Gelas Retak

Gelas-Gelas Retak

Trilogi Catatan Harian Aktivis PNI & Tragedi 1..

Rp 65,000

Akar dan Dalang

Akar dan Dalang

Pembantaian Manusia Tak Berdosa dan Penggulingan B..

Rp 65,000

Mengenang Gubuk Reyot

Mengenang Gubuk Reyot

dan cerita-cerita lainnya.   Editor: Bilven. Des..

Rp 35,000

Banten Seabad Setelah Multatuli

Banten Seabad Setelah Multatuli

Catatan Seorang Tapol 12 Tahun dalam Tahanan, Kerj..

Rp 50,000

Keluarga Abangan

Keluarga Abangan

(memoar).   Pengantar: Stanley Adi Prasetyo. Edi..

Rp 40,000

Kisah Perjalanan

Kisah Perjalanan

Editor: Bilven. Desain sampul: Ucok (TYP:O Graphic..

Rp 50,000

Potret Diri dan Keluarga

Potret Diri dan Keluarga

Penyunting: Harsutejo. Bank naskah: Nurul Utami. D..

Rp 45,000

Perempuan Berkepang Kenangan

Perempuan Berkepang Kenangan

Kumpulan Cerpen 2011-2015   “Tamasya imajiner se..

Rp 55,000

Tags: eksil, Syarkawi Manap, komunis, PKI, Tragedi 1965, kejahatan kemanusiaan, kumpulan cerita