0 item(s) - Rp 0
  • Dendam Sejarah

Yang disajikan di dalam buku ini merupakan buah hati serta buah pikirannya selama Asahan mengembara seantero dunia. Dan hikmahnya banyak bagi pembaca Indonesia sekarang. Banyak dari sejarah ini belum diketahui masyarakat Indonesia. Lebih-lebih lagi, inilah karya yang menuntut respons, malah menggoda reaksi, dari pembacanya. Dalam gaya khasnya Asahan yang kontroversial dan yang tak kunjung padam. 

Emeritus Professor David T. Hill

Asia Research Centre, Murdoch University 

 

 

Dalam kumpulan tulisan di sini—puisi menyengat, esai berpolemik, cerpen nostalgis—pembaca dapat melihat betapa semangat Sdr. Asahan tetap berkobar bahwa dia tidak akan lupa dan tidak akan memaafkan. Kemauannya keras: ia akan memberi kesaksian sebagai seorang penderita yang tidak karam dalam arus zaman. Inilah caranya dia boleh setia pada kepribadiannya, inilah cara menegakkan kembali sejarah, inilah cara memperkukuhkan harga diri. Menolak kompromi merupakan satu-satunya jalan bagaimana sejarah akhirnya dapat memberi pembalasan—demikian dendam sejarah. 

C.W. Watson

Emeritus Professor of Anthropology and Multicultural Studies

 

 

Sebuah kumpulan tulisan yang merupakan pengalaman, fantasi, dan mimpi seorang Asahan Alham Aidit yang enak dibaca dan terkadang (pada cerpennya) dengan akhir yang tidak terduga. Tulisan ini bisa dianggap sebagai sebuah otobiografi yang ditulis dengan gagah berani oleh seorang proletar yang tinggal pada paruh akhir hidupnya di negeri kapitalis. Asahan dengan konsisten membela abangnya yang merupakan Ketua PKI D.N.Aidit. Sesuatu yang lumrah walau tentu ada yang tidak sependapat.  

Prof. Dr. Asvi Warman Adam

Profesor Riset LIPI

 

 

Asahan Alham terus-menerus menulis otobiografi, tetapi mengenakan topeng, memakai riasan, berkedok pengalaman, gagasan dan perasaan fiktif. Otofiksi ini merupakan otobiografi yang paling introspektif dalam seluruh genre itu di Indonesia. Ia tidak hanya merekam pengalaman faktual dan otentik pengarangnya, tetapi juga dunia khayalan dan fantastis dalam dirinya.

Prof.Dr. Henri Chambert-Loir

 

 

 

Write a review

Please login or register to review

Dendam Sejarah

  • Penerbit : Ultimus
  • Cetakan : 1, Apr 2019
  • Pengarang: Asahan Alham
  • Halaman : lvi + 628
  • Dimensi : 14.5 X 20.5 cm
  • ISBN : 978-602-8331-76-0
  • Availability: 10
  • Rp 150,000


Related Products

Keluarga Abangan

Keluarga Abangan

Buku ini adalah bagian cerita dari jutaan orang di..

Rp 40,000

Pelangi

Pelangi

TATIANA adalah anak sulung dari lima bersaudara, p..

Rp 35,000

Aku Hadir di Hari Ini

Aku Hadir di Hari Ini

HR. BANDAHARO, penyair angkatan Pujangga Baru, lah..

Rp 35,000

Nyanyian dalam Kelam

Nyanyian dalam Kelam

Membaca kumpulan puisi Nyanyian dalam Kelam serasa..

Rp 20,000

Puisi-Puisi dari Penjara

Puisi-Puisi dari Penjara

Membaca puisi-puisi Sabar Anantaguna serasa membac..

Rp 30,000

Kisah Perjalanan

Kisah Perjalanan

Sampai hari ini sudah lebih dari 40 tahun lamanya ..

Rp 50,000

Di Pengasingan

Di Pengasingan

Namaku Syarkawi Manap, lahir di Tanjung Raya, Laha..

Rp 35,000

Mawar Merah

Mawar Merah

CHALIK HAMID dilahirkan di kota Kisaran, Kabupaten..

Rp 28,000

Azalea

Azalea

Azalea: Hidup Mengejar Ijazah    Memoar yang men..

Rp 40,000

Potret Diri dan Keluarga

Potret Diri dan Keluarga

Kumpulan ini saya namai Potret Diri dan Keluarga. ..

Rp 45,000

Mati Baik-Baik, Kawan

Mati Baik-Baik, Kawan

Pernah suatu ketika, hampir setengah abad yang lal..

Rp 40,000

Tags: puisi, cerita pendek, eksil, Asahan Alham