(62) 812 245 6452

Info Kegiatan

 
 

BANDUNG - Heboh akun facebook PKI membuat pemilik Toko Buku Ultimus, Bilven tersenyum. Ia bahkan menyempatkan diri membuka akun tersebut dan melihat-lihat isinya. Namun menurut Bilven, akun facebook tersebut bukanlah hal yang serius. Lagipula, kata dia, pengikutnya juga baru sedikit.

Selama ini Toko Buku Ultimus sendiri kerap dianggap menganut paham kiri karena menjual buku-buku kiri. Penilaian itu pun ditanggapi dingin oleh Bilven. Ia mengaku tidak mempermasalahkan cap yang sudah melekat terhadap toko buku miliknya tersebut.

Ya memang kita dianggap kiri.

“Bagi saya, hal itu tidak menjadi masalah. Toh, tidak ada larangan. Kiri itu bukan sesuatu yang dilarang, kata Bilven saat ditemui okezone di Toko Buku Ultimus Jalan Rangkasbitung No 2A, Senin (11/1/2010).

Bilven mengatakan, cap kiri yang disematkan mungkin lantaran toko bukunya menjual buku-buku yang kekiri-kirian. Padahal, kata dia, dari ratusan buku yang dijualnya, hanya 20-30 persen saja buku yang menganut paham kiri.

Buku-buku kiri di toko buku Ultimus tidak dominan. Paling hanya 20-30 persen saja. Tapi karena kita yang kerap menjual buku-buku itu, kita dianggap kiri. Tapi buat saya tidak masalah, tandas Bilven.

Selain menjual buku-buku kiri, Toko Buku Ultimus juga kerap menggelar diskusi yang tentang buku-buku tersebut. Namun, kata Bilven, saat ini diskusi tersebut tidak terlalu sering. “Malah sekarang kita lebih sering menggelar diskusi sastra,” kata Bilven.

Sumber: okezone.com - 11 Januari 2010