(62) 812 245 6452

0 item(s) - Rp 0
  • Patah

kumpulan puisi.

 

Editor: Hawe Setiawan.
Naskah:
Ika Ismurdyahwati. 

 

Di tengah ruang-ruang yang makin tak gratis dan publik yang kian kerontang, puisi bukan hanya kian langka tapi memang ia harus mati lantaran mengabaikan ranah tempat tumbuhnya daya-daya puitik. Untunglah Jabaril bukan jenis penyair yang lagaknya seperti jagoan jadul yang memajang puisi layaknya batu akik nan tak terpermanai.

Setiaji Purnasatmoko

 

Write a review

Please login or register to review

Patah

  • Penerbit : Ultimus
  • Cetakan : 1, Mei 2008
  • Pengarang: Rahmat Jabaril
  • Halaman : xx+120
  • Dimensi : 14.0 X 20.0 cm
  • ISBN : 978-979-17174-7-2
  • Availability: 10
  • Rp 24,500


Related Products

Ruang Sunyi

Ruang Sunyi

Antologi Puisi Dua Penyair.   Editor: Soni Fari..

Rp 25,000

Menembus Batas Cakrawala

Menembus Batas Cakrawala

Untaian Tali Hati 66 Puisi & Titipan Karya Ran..

Rp 35,000

Mengukir Sisa Hujan

Mengukir Sisa Hujan

sajak-sajak 2007-2010.   Desain sampul dan isi: ..

Rp 30,000

Isi Otakku

Isi Otakku

Kumpulan Puisi Opik.   Editor: Soni Farid Maulan..

Rp 25,000

Mendaki Kantung Matamu

Mendaki Kantung Matamu

Pengantar: Prof. Jakob Sumardjo. Gambar & desa..

Rp 20,000

Terusir

Terusir

kumpulan cerita.   Editor: Ika Ismurdyahwati, B..

Rp 20,000

Sehampar Kabut

Sehampar Kabut

seratus sajak cinta 1986—2005.   Editor: Bilven..

Rp 23,500

Semua Telah Berubah, Tuan

Semua Telah Berubah, Tuan

Dua Kumpulan Puisi.   Prolog: Yasraf Amir Pili..

Rp 49,000

Angsana

Angsana

sepilihan puisi 2000—2006.   Editor: Bilven. ..

Rp 17,500

50% Merdeka

50% Merdeka

kumpulan puisi.   Pengantar: Eep Saefulloh Fata..

Rp 30,000

Tags: puisi, sajak, Rahmat Jabaril