0 item(s) - Rp 0
  • Mendaki Kantung Matamu

Puisi-puisi Bode Riswandi tampak hendak membangun imaji-imaji sekaligus ide-ide yang bertolak dari pengalaman personal penyairnya. Menulis puisi, bukan sekadar penguasaan teknik menyusun kata-kata menjadi frase-frase kalimat. Baginya, lebih menukik ke penjelajahan empirik untuk kemudian menemukan gagasan-gagasan estetik. Imaji-imaji dalam puisinya, menegaskan kedua hal tersebut dengan ingatan pada kekuatan tema sebagai mainstream. Bode sebagaimana Acep Zamzam Noor, Saeful Badar, Nunu Nazarudin Azhar, Sarabunis Mubarok, Nina Minareli, dan beberapa nama lain dari generasi penyair Tasikmalaya sebelumnya. Dia telah menjadi bagian penting dari mata rantai dalam gugusan kepenyairan yang berlangsung di sana.
Ahmad Syubbanuddin Alwy

Bode Riswandi berusaha mengolah fakta-fakta di sekitarnya ke dalam dunia batinnya, yang lalu diobjektifkan kembali dalam puisi-puisinya. Dengan cara itu, dunia bukan semata fenomena yang sifatnya bisu dan hampa, tetapi tempat penyair mencipta diri dan dunianya, dengan puisi sebagai wahananya. Dalam konteks itulah puisi Bode relevan dalam dunia kontemporer kita.
Faisal Kamandobat

Sajak-sajak Bode Riswandi penuh gejolak yang menyeruak batin pembacanya. Setiap kata, metafora, tema, dan makna seperti hendak berebut perhatian dan hadir memberi warna pada ruang kita yang kian sumpek.
Wayan Sunarta

 

 

 

Write a review

Please login or register to review

Mendaki Kantung Matamu

  • Penerbit : Ultimus
  • Cetakan : 1, Feb 2010
  • Pengarang: Bode Riswandi
  • Halaman : xvi + 84
  • Dimensi : 14.0 X 20.0 cm
  • ISBN : 978-602-8331-17-3
  • Availability: Habis
  • Rp 20,000


Related Products

Ruang Sunyi

Ruang Sunyi

Berbeda dengan sajak-sajak pada buku sebelumnya, I..

Rp 50,000

Menembus Batas Cakrawala

Menembus Batas Cakrawala

  Keberadaan berbagai komponen lingkungan yang me..

Rp 35,000

Istri Tanpa Clurit

Istri Tanpa Clurit

Bode Riswandi, lahir di Tasikmalaya, 6 November 19..

Rp 30,000

Mengukir Sisa Hujan

Mengukir Sisa Hujan

Saya mengenal Soni Farid Maulana sejak dia masih S..

Rp 30,000

Isi Otakku

Isi Otakku

OPIK yang memiliki nama asli Taufik Hidayat dilahi..

Rp 50,000

Semua Telah Berubah, Tuan

Semua Telah Berubah, Tuan

DUNIA yang dihadapi penyair kini adalah dunia yang..

Rp 49,000

Angsana

Angsana

SONI FARID MAULANA dilahirkan 19 Februari 1962 di ..

Rp 17,500

Kepada Penyair Anjing

Kepada Penyair Anjing

Matdon adalah penyair pengembara yang ketika kemba..

Rp 17,000

Patah

Patah

Di tengah ruang-ruang yang makin tak gratis dan pu..

Rp 24,500

Tags: puisi, Bode Riswandi, Tasikmalaya